SUDUT PANDANG MENETUKAN KEPUTUSAN
Bijaksana dalam menganalisa setiap sisi agar keputusan yang diambil adalah yang terbaik
KETETAPAN HATI
Seperti digital antara 1 atau 0, keraguan hadir karna prasangka. Pahami kata hati
MANFAAT ILMU
Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi orang lain termasuk ilmu yang dimiliki agar bisa memberi manfaat buat orang banyak. Karena itu salah satu amalan yang tidak akan terputus pahalanya
BAHAGIA ITU SEDERHANA
Tersenyumlah menghadapi segala hal, karna dengan senyum bisa rasakan tentang banyak hal indah yang telah didapat.
KEINDAHAN GUNUNG BROMO
Gunung Bromo merupakan salah satu gunung berapi aktif di Jawa Timur. Gunung ini memiliki ketinggian 2.329 meter di atas permukaan laut dan berada dalam empat wilayah kabupaten, yakni Kabupaten Probolinggo, Kabupaten Pasuruan, Kabupaten Lumajang, dan Kabupaten Malang. Gunung Bromo terkenal sebagai objek wisata utama di Jawa Timur. Sebagai sebuah objek wisata, Bromo menjadi menarik karena statusnya sebagai gunung berapi yang masih aktif. Gunung Bromo termasuk dalam kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru.

Bentuk Gunung Bromo bertautan antara lembah dan ngarai dengan kaldera atau lautan pasir seluas sekitar 10 kilometer persegi. Sedangkan daerah bahayanya berupa lingkaran dengan jari-jari 4 km dari pusat kawah Bromo. Selama abad 20 dan abad 21, Gunung Bromo telah meletus sebanyak beberapa kali, dengan interval waktu yang teratur, yaitu 30 tahun. Letusan terbesar terjadi 1974, sedangkan letusan terakhir terjadi pada 2015. Bagi penduduk sekitar Gunung Bromo, suku Tengger, Gunung Bromo/Gunung Brahma dipercaya sebagai gunung suci. Setiap setahun sekali masyarakat Tengger mengadakan upacara Yadnya Kasada atau Kasodo. Upacara ini bertempat di sebuah pura yang berada di bawah kaki Gunung Bromo dan dilanjutkan ke puncak Bromo. Upacara diadakan pada tengah malam hingga dini hari setiap bulan purnama sekitar tanggal 14 atau 15 di bulan Kasodo (kesepuluh) menurut penanggalan Jawa. Eksotisme Bromo selalu menarik minat wisatawan untuk mengunjunginya. Setiap hari, ratusan wisatawan dari pelosok negeri dan berbagai belahan dunia berduyun-duyun menyaksikan kemegahan alam Bromo. Bahkan di hari libur kawasan Bromo menjadi lautan ribuan manusia yang sedang menikmati paket perjalanan di objek wisata tersebut.

Perjalanan menuju Bromo bisa terlebih dahulu melalui Surabaya, Malang, Jember, atau Banyuwangi. Bila bertolak dari Surabaya atau Malang, lanjutkan perjalanan menggunakan bus menuju arah Jember atau Banyuwangi untuk berhenti di Terminal Probolinggo. Sementara itu, jika bertolak dari Jember atau Banyuwangi, lanjutkan perjalanan menggunakan bus menuju arah Surabaya untuk tiba di Terminal Probolinggo. Dari terminal menuju kawasan Bromo harus menempuh sekitar 57 km dengan menggunakan angkutan umum menuju Cemoro Lawang, bisa juga menggunakan alternatif ojek.
gunung-bromo
gunung-bromo
gunung-bromo
gunung-bromo